Titrasi Asam Basa

Saat sakit maag, lambung kelebihan asam yang
dihasilkan sendiri oleh lambung sehingga untuk mengatasinya penderita sakit
maag dapat meminum obat maag atau antacid. Obat maag dapat mengurangi keasaman
pada lambung karena mengandung basa. Proses ini disebut dengan penetralan.
Di laboratorium, reaksi penetralan dapat
dilakukan dengan cara titrasi asam-basa. Salah satu contoh reaksi penetralan
adalah pada reaksi antara asam klorida (HCl) dengan natrium hidroksida (NaOH)
yang menghasilkan garam natrium klorida (NaCl) dan air (H2O).
Persamaan reaksinya dapat dituliskan sebagai berikut
HCl(aq) +
NaOH(aq) → NaCl(aq) + H2O(l)
Pada reaksi antara asam dan basa, ion hidrogen
(H+) dan ion hidroksida (OH-) bergabung membentuk molekul
air yang bersifat netral.
H+(aq) + OH-(aq) → H2O(l)
Ion Na+ dan ion Cl- tetap
dalam larutan NaCl. Jika diuapkan maka akan dihasilkan NaCl padat atau garam
dapur. Jika julmah mol ion H+ dari asam sama dengan jumlah mol ion
OH- dari basa maka hasil reaksinya bersifat netral.
Reaksi penetralan asam atau basa dapat dilakukan
dengan tepat melalui cara titrasi. Titrasi merupakan prosedur yang bertujuan
untuk menentukan banyaknya suatu larutan dengan konsentrasi yang telah
diketahui agar tepat bereaksi dengan sejumlah larutan yang dianalisis (ingin
diketahui kadarnya). Titrasi yang mengacu pada volume larutan dikenal dengan
istilah titrasi volumetrik. Pengukuran volume diusahakan setepat
mungkin dengan menggunakann alat-alat standar sperti pipet gondok dan pipet volumetrik.
Titrasi yang melibatkan reaksi antara asam dan
basa dikenal dengan istilah titrasi asam basa atau asidi alkalimetri.
Secara teknis, titrasi dilakukan dengan cara
mereaksikan sedikit demi sedikit atau tetes demi tetes larutan basa melalui
buret ke dalam larutan asam dengan volume tertentu yang terletak dalam labu
erlenmeyer sampai kedua larutan tepat habis bereaksi yang ditandai dengan
berubahnya warna indikator.
Tepat saat warna indikator berubah maka proses
titrasi dihentikan dan volumenya dicatat sebagai volume akhir titrasi.
Untuk materi selengkapnya silahkan ikuti tautan berikut di sini
Untuk dapat memahami materi titrasi asam basa, maka secara bertahap kalian harus :
1. membaca terlebih dahulu materinya,
2. memahami contoh soal,
3. mengerjakan lembar kerja peserta didik
4. mengerjakan evaluasi kegiatan belajar
Tidak ada komentar